Jakarta (ANTARA) – Samsung dikabarkan tidak akan lagi menggunakan istilah seri Z untuk smartphone lipatnya dan akan menyebut kedua ponsel tersebut sebagai Samsung Galaxy Fold4 dan Galaxy Flip4 untuk beberapa negara Eropa.

Perubahan tersebut, dilansir Gizmo China pada hari Selasa, bermula dari informasi yang mengatakan tidak ada lagi huruf Z pada kotak-kotak ponsel lipat terbaru Samsung.

Alasan Samsung menghapus huruf Z dari produknya adalah sebagai langkah untuk menghindari tuduhan dan mengantisipasi agar perusahaan tidak terlibat dalam konflik berkelanjutan antara Rusia dan Ukraina.

Menurut pembocor teknologi Snoopytech, diketahui bahwa militer Rusia menggunakan huruf Z sebagai simbol keberadaannya dalam perang melawan Ukraina dan oleh karena itu Samsung telah memutuskan untuk tidak lagi menyebut seri smartphone lipat mereka Galaxy Z.

Informasi ini diperkuat dengan beredarnya gambar yang menunjukkan kendaraan militer Rusia yang memiliki simbol Z meski terlihat tidak terlalu jelas.

Beberapa netizen menganggap simbol “Z” mengacu pada singkatan dari kata “za pobedu” yang berarti kemenangan.

Penghapusan nama seri “Z” dipastikan telah dimulai di Lituania, Latvia, dan Estonia.

Hal yang sama juga berlaku untuk ponsel baru Galaxy Fold 3 dan Flip3, yang tidak lagi memiliki huruf besar Z sebagai penanda seri smartphone layar lipat Samsung.

Samsung akan segera memperkenalkan Galaxy Flip 4 dan Fold 4 pada 10 Agustus di acara Samsung unpacked. Ponsel yang dapat dilipat ini diharapkan membawa peningkatan signifikan dalam hal tampilan, baterai, dan kinerja. Kedua perangkat tersebut dikabarkan akan dibekali SoC Snapdragon 8+ Gen 1.