Jakarta (ANTARA) – Honda menampilkan showroom virtual, produk, dan berbagai aktivitas di ajang Metanesia, pameran metaverse pertama di Indonesia yang diselenggarakan oleh PT Telkom Indonesia dan diperkenalkan pada acara Digiland di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (31/7). .

Metanesia merupakan pameran pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi metaverse, dunia virtual yang memungkinkan pengguna untuk saling terhubung, berinteraksi seperti di dunia nyata.

Pengunjung dapat mengakses pameran Metanesia secara virtual melalui komputer atau smartphone mereka dan dapat menjelajahi berbagai stan, aktivitas, dan produk di dunia metaverse melalui avatar.

“Teknologi Metaverse merupakan teknologi terdepan saat ini yang memberikan pengalaman lebih lengkap dan memungkinkan kita untuk lebih banyak berinteraksi dengan konsumen di dunia digital,” kata Senior Manager PR & Digital Strategy PT Honda Prospect Motor Yulian Karfili dalam siaran persnya, Senin.

Memasuki showroom virtual Honda, pengunjung dapat melihat berbagai produk dan informasi tentang Honda layaknya sebuah pameran di dunia nyata.

Di showroom virtual tersebut, pengunjung bisa melihat berbagai produk Honda secara 360 derajat, mulai dari tampilan eksterior, interior, hingga mesin dan berbagai fiturnya.

Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat merasakan pengalaman berkendara virtual reality untuk produk All New Honda BR-V. Aktivitas tes mengemudi virtual menunjukkan mobil berjalan seperti permainan.

Pengunjung yang tertarik dengan produk Honda juga dapat berinteraksi dengan customer service atau virtual sales assistant.

Untuk mengakses Metanesia, pengunjung dapat mengunduh aplikasi melalui https://metanesia.id/. Setelah mengunduh aplikasi, pengunjung harus login dengan mengisi formulir yang disediakan.

Selanjutnya pengunjung dapat menentukan sendiri avatar yang akan digunakan. Avatar adalah citra diri pengguna saat menggunakan Metanesia.

Acara Metanesia sendiri bertujuan untuk mewadahi ekonomi virtual di Indonesia. Teknologi ini dapat digunakan oleh perusahaan besar dan kecil, mikro, menengah (UMKM) untuk bekerja sama dan terhubung satu sama lain.