Jakarta (ANTARA) – Presiden AS Joe Biden Selasa depan akan menandatangani RUU untuk mensubsidi industri keripik semikonduktor AS dan meningkatkan upaya untuk membuat Amerika Serikat lebih kompetitif dengan China.

Dikutip dari Reuters, Kamis, undang-undang tersebut bertujuan untuk mengurangi kelangkaan keripik yang telah mempengaruhi berbagai produksi, dari mobil, senjata, mesin cuci, dan video permainan.

Sebuah terobosan besar yang jarang terjadi ke dalam kebijakan industri AS, RUU tersebut menyediakan sekitar US$52 miliar subsidi pemerintah untuk penelitian dan produksi semikonduktor AS. Ini juga termasuk kredit pajak investasi untuk pabrik keripik diperkirakan bernilai 24 miliar dolar AS.

“RUU itu akan mendorong upaya kami untuk membuat semikonduktor di sini, di Amerika,” kata Biden.

Undang-undang tersebut memberi wewenang $200 miliar selama 10 tahun untuk meningkatkan penelitian ilmiah AS agar lebih bersaing dengan China. Kongres masih perlu meloloskan RUU alokasi terpisah untuk mendanai investasi.

China telah melobi menentang RUU semikonduktor. Kedutaan Besar China di Washington mengatakan China “dengan tegas menentangnya”, menyebutnya mengingatkan pada “mentalitas Perang Dingin.”

Banyak anggota parlemen AS mengatakan mereka biasanya tidak akan mendukung subsidi besar dan kuat untuk bisnis swasta, tetapi mencatat bahwa China dan Uni Eropa telah memberi perusahaan miliaran insentif. keripik mereka. Mereka juga menyebutkan risiko keamanan nasional dan masalah rantai pasokan global utama yang telah menghambat manufaktur global.

Departemen Perdagangan mengatakan akan membatasi ukuran subsidi pemerintah untuk manufaktur semikonduktor dan tidak akan membiarkan perusahaan menggunakan dana untuk “mengisi keuntungan mereka.”