Logo TikTok terlihat di smartphone di depan logo ByteDance yang ditampilkan dalam ilustrasi yang diambil pada 27 November 2019. [REUTERS / Dado Ruvic / Illustration / File Photo]

TEMPO.CO, Jakarta - Dalam beberapa pekan belakangan, TikTok telah mulai menguji menawarkan koleksi kecil game dalam aplikasi. Ada sembilan game tersedia sebagai bagian dari inisiatif ini, yang dapat ditambahkan ke sebuah video sebelum dia diunggah menggunakan opsi 'Add link' dan memilih 'MiniGame'. 

Penonton dapat memainkan game itu dengan cara ketuk tautan yang muncul di bawah username akun ketika sebuah video diputar. Ketika memainkan sebuah game, ada opsi untuk merekam gameplay dan mempos sebagai TikTok. 

Juru bicara TikTok telah memberi konfirmasi proyek pilot koleksi minigame itu. Menurutnya, TikTok selalu mencari cara untuk memperkaya platformnya dan secara reguler mencoba fitur-fitur dan integrasi baru yang menambah value bagi komunitas pengguna. "Saat ini kami mengeksplor membawa game-game HTML5 ke TikTok melalui integrasi dengan studio dan pengembang game pihak ketiga," katanya kepada Techcrunch.

Uji disebutkan didesain untuk eksplorasi bagaimana pengguna TikTok berinteraksi dengan dan menciptakan konten seputar game-game itu. Koleksi minigame ini baru tersedia untuk penggunanya di Amerika Serika, selain ditemukan pula dalam versi yang ada di Inggris. 

Sedangkan sembilan game yang dicoba saat ini termasuk Vodoo, Nitro Games, FRVR, Aim Lab, dan Lotum. Reuters mencatat kalau ByteDance, induk TikTok, telah membeli sebuah studio game sendiri pada tahun lalu, yakni Moonton Technology yang berbasis di Shanghai. 

Sebelumnya laporan dari Reuters juga menyebutkan bahwa TikTok sedang merencanakan membuat 'dorongan besar' ke dalam gaming. Aplikasi berbagi video ini adalah platform media sosial terkini yang mencoba menggunakan game sebagai cara meningkatkan engagement pengguna. 

Facebook telah lebih dulu menempatkan para pengembang aplikasi untuk membuat game dan layanan lain di platformnya--yang telah melahirkan satu game sosial paling populer sepanjang masa, FarmVille. Dan baru saja di pekan kemarin, Snap membawa game AR ke Snapchat. Bahkan Netflix mencoba menggunakan game sebagai cara untuk menawarkan value lebih besar kepada para pelanggannya. 

Adapun bagi Byte Dance, apa yang sedang dicoba TikTok saat ini sudah diterapkan di aplikasi versi Cina (Douyin) sejak 2019. Bahkan di platform itu, pengguna sudah bisa siaran langsung game. November lalu, ByteDance mengumumkan keepakatan dengan Zynga untuk membawa game Disco Loco 3D eksklusif ke TikTok (meski, agak membingungkan karena game ini berada di luar 'Minigame' yang baru dari menu 'Add link'), dan bulan ini menawarkan game lain Garden of Good. 

THE VERGE