Tampilan Samsung Galaxy Watch4 yang hadir di pasar Indonesia. Kredit: Samsung Electronics Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta - Penelitian yang telah diunggah di jurnal Sleep Health mengklaim bahwa sensor Samsung Galaxy Watch4 untuk SpO2 sebanding dengan alat medis sebenarnya saat mengukur Obstructive Sleep Apnea (OSA) atau gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur.

Menurut penelitian itu, pembacaan yang ditangkap secara bersamaan dengan wearable dan alat medis tradisional memiliki hasil sebanding.

Ada hal yang perlu dicatat bahwa penelitian dilakukan oleh tujuh profesional medis, enam di antaranya berafiliasi dengan Samsung Electronics. Penelitian juga dilakukan di Samsung Medical Center yang juga membayar penelitian.

Selama penelitian, ditetapkan bahwa sensor oksigen darah di bagian belakang Galaxy Watch4 dapat memberikan wawasan nyata tentang kesehatan pengguna dan mematuhi standar FDA dan ISO ketika kesalahan rata-rata dalam data kurang dari 4 persen.

Para peneliti menemukan bahwa sensor wearable sedikit lebih andal daripada instrumen medis standar yang dikenakan di pergelangan tangan karena mereka mengumpulkan data oksigen secara berbeda. Perangkat Samsung bergantung pada oksimetri nadi (pembacaan denyut nadi melalui kulit) sementara instrumen medis mengandalkan CO -oksimeter (pembacaan oksigen melalui kulit).

Tapi, di luar urusan klaim alat, penelitian tentang masalah tidur penting untuk disimak. Menurut penelitian, 38 persen orang dewasa menderita semacam gangguan tidur ini, termasuk 50 persen dari semua pria dewasa dan 25 persen dari semua wanita dewasa.

Spesifikasi Samsung Galaxy Watch4

Jam tangan ini memiliki ukuran 44.4 x 43.3 x 9.8 mm dengan berat yang berbeda antara dua model, yaitu 30.3 g (varian 44mm), 25.9 g (varian 40mm). Layar Super AMOLED 1,4 inci dilapisi Gorilla Glass DX+. Bahan terbuat dari aluminum frame yang memiliki sertifikat IP 68.

Chipset yang digunakan  Exynos W920 (5 nm) yang dipadukan dengan RAM 1,5 GB dan penyimpanan internal 16 GB. Sistem operasi yang digunakan One UI Watch 3 pada Android Wear OS. Kapasitas baterai sebesar 361 mAh dengan pengisian daya Qi wireless charging.