Persiapan Porprov Jatim yang akan digelar di Jember, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga bersama Support Penyelenggara Porprov VIII, Kamis (12/05/2022). 

Mengingat, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur Kurang satu bulan lagi, tetapi sebagai tuan rumah, eforia di Jember terkesan sepi , tidak ada branding media maupun pemasaran, menjelang laga pertandingan bergengsi itu. 

Ketua Support Kegiatan Porprov Jatim, Adi Kurniawan mengakui fenomena ini. Karena memang Surat Keputusan (SK) Gubernur Khofifah Indar Parawansa baru diterbitkan. Sehingga diperlukan kerja ekstra, untuk membuat gebyar acaranya. 

"Mungkin dalam satu minggu kedepan Akan kelihatan, kerja kami," ujarnya saat dikonfirmasi. 

Menurutnya, semua sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga harus mensosialisasikan acara Porprov ini, mulai dari Camat hingga lurah. Agar kegiatan tersebut bisa diketahui masyarakat. 

"Saya juga akan berkeliling di 31 Kecamatan, 248 desa dan kelurahan, mulai Baban Silo. Mereka harus tau kalau kita ada Porprov, jangan sampai mereka tidak tahu," tambah Adi. 

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Jember Bambang Cipto Wibowo menjelaskan Akan ada 18 Cabang Olahraga yang akan berlaga di Kota Tembakau ini, mulai 25 Juni 2022.

"Ada Lima lokasi yang digunakan untuk bertanding, ada JSG, Gor PKPSO, Gor Argopuro, Lapangan Tenis dan Stadion Noto Hadinegoro . Dari Lima tempat tersebut dalam proses pengerjaan. Hanya satu yang kita khawatirkan, yaitu JSG, karena disitu ada tiga kegiatan. Sehingga butuh progres yang jelas dan tepat waktu,"urainya

Menanggapi hal ini, Anggota DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo mendesak Dispora dan juga OPD lain, agar mampu menyajikan acara yang istimewa saat jadi tuan rumah Porprov. 

"Membuat sesuatu yang Waah, orang masuk ke Jember , bahwa kita jadi tuan rumah, itu yang kami tekankan tadi," katanya.

Apalagi di Stadion Jember Support Garden (JSG) belum ada progres perbaikan yang signifikan. Padahal tepat tersebut sebagai opening Porprov. Sehingga, dia khawatir jika renovasinya tidak beres, akan memalukan kota Tembakau, sebagai tuan rumah. 

"Memang betul sangat mengkhawatirkan, karena tidak ada pengerjaan sama sekali, jadi hanya pengupasan lintasan atletik. Makanya kita akan panggil Rekanan dan Cipta Karya, agar akhir Mei pekerjaan ini sudah selesai," tandas Ardi Legilator dari Partai Gerindra. (n)